Minggu, 15 Maret 2015

{INSPIRATIF GAN....] Kisah Para Raja Dermawan #83275

{INSPIRATIF GAN....] Kisah Para Raja Dermawan

Semua utang warga negara di bank-bank dilunasi. Inilah kisah para raja yg memukau.

Dream - Seperti hari yg sudah-sudah. Hari itu kumadangan Azan mengalun syahdu. Merdu. Mengirim ketentraman ke jiwa-jiwa, hingga berkilo jauhnya dari masjid itu. Para jemaah di Masjid Sheik Zayed itu larut dlm kesyahduan sholat Jumat. Inilah masjid yg disebut terindah di seantero bumi.

Beratap hiasan kaligrafi. Lantai marmer mengkilap yg dilapisi permadani. Pada Jumat itu, ratusan jemaah takzim mendengar ceramah. Setengah jam ceramah itu berlangsung. Lalu doa mulai dilantunkan sang khotib. Pada doa itulah diselipkan nama Sheikh Khalifa Bin Zayed al Nahyan.

Dan tanpa komando, seluruh jamaah menengadahkan kedua tangan. Kepala mereka merunduk. Mulutnya bergumam. Semua melantukan permohonkan untk Sheikh Khalifa. Agar diberi kesehatan. Rejeki berlimpah. Dan panjang umur.

Dan doa untk sang raja bukan hanya di situ. Dilantunkan jg oleh para jemaah di berbagai masjid di negeri ini. Mereka iklhas. Doa-doa itu dipanjatkan dgn sepenuh keyakinan.

Raja Sheikh Khalifa memang tak hanya pantas dicintai, tapi jg didoakan. Dan seluruh doa itu digerakan oleh kebaikan yg sudah ditabur sang raja. Ke sekujur negeri itu. Uni Emirat Arab.

Sang raja memang berhati murah. Dia berjuang sekuat tenaga membahagiakan rakyat. Puluhan triliun hartanya disedekahkan untk kemanusiaan. Dia banyak membantu orang-orang miskin. Orang-orang yg dapurnya terjerat utang.

Dan inilah kisah yg paling mengharukan. Juga membanggakan rakyat di negeri itu. Tiga tahun lampau, banyak warga di sana yg terjerat utang. Sang raja yg tak tega, lalu merogoh uang US$ 545 juta dari kas Negara untk membantu 7.000 warga. Jika dirupiahkan uang itu jumlahnya 7,1 triliun.

Kisah ni begitu membekas di benak warga di negeri itu. Kemurahan hati seorang raja ternyata bukan dongeng belaka, raja di Uni Emirat Arab ni memberi kisah nyata.

***

Jika sejarah dirunut, kemurahan hati seperti yg ditunjukan sang raja itu, sesungguhnya bukan kisah baru. Semenjak zaman Nabi Muhammad hingga penerusnya, menyumbangkan harta bagi umat adalah bentuk ketundukan. Bahwa cinta kepada Tuhan melebihi harta berlimpah itu.

Lihatlah betapa khalifa Abu Bakar Sidiq dgn penuh iklhas menyerahkan seluruh hartanya, ketika dia memutuskan masuk Islam. Jangan lupa dgn kebajikan Umar bin Khatab. Di bawah titahnya, dia membangun rumah harta sebagai simpanan harta umat. Sebuah cara yg luar biasa bijaksana.

Pada era yg sedikit lebih modern, sebuah dokumen dari era Mamluk di Mesir pd 1250-1517 masehi, jg banyak menyimpan cerita kedermawanan. Orang-orang kaya pd zaman itu mewariskan sikap yg baik, bagaimana sesungguhnya menjadi berpunya itu.

Lewat wakaf, para pemimpin muslim menyumbangkan harta untk umat. Harta wakaf inilah yg menjadi sumber uang untk membangun peradaban Islam. Program kesehatan, pendidikan, penyediaan makanan dan air, sampai penguburan, seluruhnya didanai dari harta wakaf para dermawan.

Ketika kerajaan Ottoman menaklukan wilayah ni pd 1517 Masehi, sebagian bangunan dan pertanian di Mesir dibangun dari harta wakaf.
Kegiatan wakaf terus berlanjut di era Ottoman, yg berlangsung 1299-1923 Masehi. Sebuah catatan melaporkan bahwa pd masa itu ramai para elit menyumbangkan sebagian besar hartanya untk wakaf.

Di era modern, sikap kedermawanan ni sohor dgn nama filantropi. Menumpuk harta tak lagi jadi obsesi para hartawan. Menebar donasi kini justru menjadi tren bagi para miliarder dunia.

Lihat saja nama-nama seperti Bill Gates, Warren Buffett, / anak muda tajir si pemilik Facebook, Mark Zuckerberg. Bergabung dlm organisasi Giving Pledge, para hartawan ni seolah berlomba menyisihkan keuntungan bisnis untk sumbangan.

Tak semua anggota organisasi elit ni berasal dari Tanah Paman Sam. Hartawan Timur Tengah, Asia, Eropa, bahkan Indonesia bergabung dlm organisasi filantropi dunia ini. Termasuk para raja-raja yg memiliki kuasa sekaligus harta.

***

Dan Syeikh Khalifa bukanlah satu-satunya raja muslim yg sohor karena bermurah hati. Masih ada nama lain yg mengikhlaskan harta benda untk masyarakat.

Dari tanah Qatar, nama Syeikh Haman bin Khalifa Al Thani bergitu masyhur. Juni 2013, Al Thani membuat keputusan mengejutkan. Turun dari tahta dan memberikan tongkat kekuasaan kepada generasi muda.

Lahir sebagai keturunan penguasa tak lantas membuat Hamad angkuh. Dia terkenal sebagai Amir yg dermawan. Tanpa segan dia benamkan uang begitu banyak sebagai bantuan bagi mereka yg kesusahan.

Beberapa contohnya adalah sumbangannya kepada masyarakat New Orleans, Amerika Serikat, yg menjadi korban Badai Katrina pd tahun 2005 sebesar US$ 100 juta. Dia jg tercatat menjadi tokoh inti atas upaya pemulihan kawasan Perang Libanon pd tahun 2006.

Pada tahun yg sama, Hamad mengunjungi jalur Gaza, yg porak poranda akibat gempuran Israel pd tahun 2008. Ia masuk ke Gaza melalui pintu Rafah, setelah sebelumnya mendarat di Mesir.

Dalam lawatannya itu, Hamad membawa serta bantuan berupa uang senilai 400 juta Dolar. Jumlah tersebut lebih besar dari yg dijanjikan sebelumnya yaitu 256 juta Dolar.

Tak cuma dari tanah Arab, kisah kemurahan hati raja muslim jg berhembus dari Asia. Dari rumpun melayu, terselip satu nama yg senantiasa diingat sebagai raja terkaya dari Asia.

Sultan Hassanal Bolkiah, adalah raja sekaligus pemimpin negara kaya, Brunei Darussalam. Sebagai raja terkaya kedua di dunia, Sultan Bolkiah memang terkenal royal membeli barang mewah. Tapi dia jg tak pelit kepada warganya.

Di balik dereten mobil mewah di halaman parkirnya, Sultan Bolkiah begitu dicintai rakyat negeri itu. Dia merupakan sosok sultan dermawan yg tak segan membantu melalui Yayasan Sultan Haji Hassanal Bolkiah (YSHHB) yg dibentuk 5 Oktober 1992.

Yayasan sosial ni bergerak dlm lima bidang. Keagamaan, kebajikan, pendidikan, pembangunan, dan keuangan. Dan rakyat Brunei benar-benar merasakan manfaat yayasan ini.

Rakyat negeri itu bisa menulis surat kepada Sultan Bolkiah jika hidupnya sedang pahit. "Kalau saya tak punya pekerjaan, saya menulis surat kepada Sultan menceritakan keadaan saya," demikian pengakuan tukang perahu di Brunei, dlm sebuah video yg diunggah akun Facebook Pailul Ab-Ba.

Sumber: http://dream.co.id/news/kisah-pa...n-1503097.html

Baca Juga:
1. Sultan Bolkiah, Raja Muslim Terkaya di Muka Bumi(www.dream.co.id)
2. Cerita Sheikh Khalifa, Raja Pembebas Utang(www.dream.co.id)
3. Sheikh Hamad, Raja Kaya Pendiri 'Al Jazeera'(www.dream.co.id)

Kapan ya gan kita jadi raja kaya yg dermawan????{INSPIRATIF GAN....] Kisah Para Raja Dermawan Saingannya Tokyo Drift Gan Kisah Inspiratif Para Ahli Sedekah Inilah Kompleks Kuburan Para Raja Mesir Kuno selalu saja orang orang paling dermawan di Tangga di Makam Raja Semua utang warga negara di bank bank dilunasi. Inilah kisah para raja yang memukau. Dream Seperti hari yang sudah sudah. Hari itu kumadangan Azan mengalun syahdu.

source : http://docstoc.com, http://situsberita2terbaru.blogspot.com, http://bbc.co.uk

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Contact Us

Nama

Email *

Pesan *

D.M.C.A Disclaimer of Lukas Blog - All contents published under GNU General Public License.
All images/photos/videos found in this site reserved by its respective owners. We does not upload or host any files.