Selasa, 11 Agustus 2015

[Kesehatan] Keterusan Begadang Menjadi Bencana Bagi Kesehatan

Keterusan Begadang Menjadi Bencana Bagi Kesehatan
Jadigitu.com ~ Sudah lama kita dengar, begadang tak bagus untk kesehatan. Namun, jauh dari perkiraan, kurang tidur tak hanya membuat mata merah dan kulit kusam.

Para ilmuwan mengatakan, hanya dlm satu minggu mengalami gangguan tidur yg buruk, ratusan gen dpt terganggu serta meningkatkan risiko sejumlah penyakit yg mengancam jiwa terkait dgn stres, kekebalan tubuh, dan peradangan. "Penemuan ni dpt menjelaskan mengapa kurang tidur sangat buruk bagi kesehatan," kata mereka.

Pemimpin penelitian, Profesor Derk-Jan Dijk dari Universitas Surrey, menggambarkan tidur sebagai "pilar kesehatan"--seperti diet dan olahraga. Para peneliti menulis dlm jurnal Proceeding of National Academy of Sciences, "Kurangnya tidur semakin diakui sebagai kontributor berbagai masalah kesehatan."

Beberapa studi sebelumnya melaporkan, durasi tidur yg pendek--didefinisikan dlm kebanyakan studi yaitu kurang dari enam jam--dikaitkan dgn hasil kesehatan negatif, seperti obesitas, diabetes, penyakit jantung, serta gangguan kognitif. Dalam studi ini, para peneliti memeriksa aktivitas gen dlm 26 sukarelawan kurang tidur.

Tim Prof Dijk menganalisis RNA--bahan kimia pembawa pesan yg memberikan kode "perintah" dari gen ke sel--dalam darah sukarelawan. RNA dpt digunakan sebagai alat untk mengukur aktivitas gen. Para peserta sebelumnya telah tidur kurang dari enam jam selama sepekan.

Pada akhir waktu ini, mereka harus tetap terjaga selama sekitar 40 jam, sementara sampel RNA diambil tiap interval tiga jam. Hasilnya kemudian dibandingkan dgn efek pd sukarelawan yg tidur sampai 10 jam tiap malam selama seminggu. Hasilnya, mereka menemukan bahwa kurang tidur berdampak pd lebih dari 700 gen yg terkait dgn siklus "jam tubuh", metabolisme, serta respons imun dan stres.

Temuan ni muncul hanya beberapa hari setelah para ilmuwan di Jerman menemukan bahwa anak-anak yg tidur pd malam hari dgn baik memiliki memori yg kuat. Para peneliti di University of Tuebingen, Jerman, menemukan bahwa selama anak tidur nyenyak, aktivitas gelombang melambat di otak mereka dan penting untk kemampuan untk belajar, berpikir, dan mengingat.

Oleh karena itu, jika tidur terganggu, kemampuan mereka untk mengingat hal-hal yg telah mereka pelajari akan terpengaruh.
Sumber: http://tempo.co/read/news/2013/02/26/060463781/Seminggu-Kurang-Tidur-Bencana-bagi-Kesehatan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Contact Us

Nama

Email *

Pesan *

D.M.C.A Disclaimer of Lukas Blog - All contents published under GNU General Public License.
All images/photos/videos found in this site reserved by its respective owners. We does not upload or host any files.