Rabu, 16 Desember 2015

Kikir Pasti Tersingkir (2) - Adab

Kikir Pasti Tersingkir (2)ohmlukas.blogspot.com - Rasulullah SAW sangat khawatir sekali akan dihinggapi sifat kikir yg tercela ini. Sampai beliau tak pernah sekalipun menolak permintaan orang lain. Bagi beliau seorang mukmin yg benar-benar beriman adlh orang yg di dirinya tak memiliki perasaan kikir. Bahkan Allah lebih senang terhadap orang yg sangat bodoh tetapi mempunyai sifat dermawan dari pd orang yg khusyu’ beribadah tapi memelihara perbuatan bakhil.

Yang lebih menakutkan lagi adlh ancaman neraka bagi mereka yg bersifat bakhil. Rosululloh sendiri pernah menyuruh seseorang yg punya pekerti ni untk meyingkir dari dekat beliau saat bertemu. Beliau sangat takut terbakar oleh api yg dibawa orang tersebut. Menurut beliau manusia yg berlaku bakhil adlh seorang pendosa dgn kotoran dosa yg sangat besar sekali. Bisa jadi lebih besar dari tujuh lapis bumi, langit, gunung / laut.
Sebagaimana sabda rosululloh kepada orang tesebut Demi dzat yg mengutus diriku dgn membawa petunjuk dan keagungan / kedermawanan. Andaikan engaku beribadah diantara Rukun Yamani dan Maqom Ibrohim selama dua juta tahun lalu kau menangis sehingga air matamu mampu mengaliri sungai-sungai dan dpt menyirami pepohonan sedangkan keadaanmu masih terhina (kikir) maka niscaya Alloh akan menjerumuskanmu ke neraka. Celakalah dirimu! Apa engkau tak tahu kalau kebakhilan adlh kekufuran? Apa engkau jg tak tahu jika kekufuran itu berarti neraka ?!.......... Alangkah celakanya orang yg bakhil. Gara-gara tabiatnya itu amal ibadah selama berjuta-juta tahun ternyata tak berdaya untk menyelamatkan dirinya dari siksa neraka.
Dampak yg ditimbulkan oleh sifat ni tak hanya bisa dirasakan pemiliknya saja. Bahkan orang lain pun bisa terkena getahnya. Seseorang yg terlalu sering melihat orang bakhil / malah bergaul dengannya maka hatinya bisa menjadi keras sekeras baja dan yg pasti dia bisa tertular. Dan merupakan ciri khas orang mukmin adlh selalu merasa susah kalau bertemu orang bakhil. Karena bakhil adlh kekasih syetan.

Untuk memberantas penyakit ni hanya ada satu penawar, yaitu manusia harus membekali diri dgn sifat sakho’. Sakho’ / dermawan adlh perasaan suka memberi orang lain tanpa didasari pamrih sama sekali. Dan menjadi kebalikan dari sifat bakhil, orang yg punya sifat ni akan senantiasa disenangi masyarakat sekitar, lebih dicintai oleh Allah meski dia bukanlah tipe orang yg giat beribadah dan dia akan lebih berpeluang untk masuk surga dari pd orang bakhil yg gemar beramal ibadah.

Sifat dermawan ni sebenarnya jg memiliki beberapa tahapan dan tingkatan. Tapi seseorang itu telah dpt mencapai klimaknya jika ia telah mempunyai sifat itsar (mengedepankan orang lain). Itsar ialah mendermakan hartanya walaupun sebenarnya ia sangat membutuhkannya. Tapi karena ada orang lain yg memerlukannya jg maka ia mendahulukan orang tersebut untk memenuhi kebutuhannya terlebih dahulu. Demikian pula orang yg bakhil. Ia akan dpt mencapai puncak kebakhilannya jika masih saja menahan hartanya walaupun untk kebutuhan pribadinya. Sehingga seandainya dia sakit, dia tak akan mengeluarkan hartanya sepeserpun untk berobat kecuali jika ia mendapatkan obat tersebut secara gratis.

Pengajian Kitab Ihya' di Ponpes Langitan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Contact Us

Nama

Email *

Pesan *

D.M.C.A Disclaimer of Lukas Blog - All contents published under GNU General Public License.
All images/photos/videos found in this site reserved by its respective owners. We does not upload or host any files.